No matter how nice we try to put things, there is no denying that life is a battle. Everyday is a struggle.
However, with every struggle is a blessing. We are blessed to be alive and given the chance to make changes everyday.
People say, “live your life to the fullest”; I am here to do just that.
Hi, My name is Nadrah and this is my story.
I'm a daughter, a sister, a granddaughter, a cousin, a friend, a wife and a mother but most of all, I will always be a little girl at heart.
This blog is about my life and how I try to live it to the fullest while keeping it well balanced.

Sunday 8 December 2013

10 Janji Allah Kepada Mereka Yang Ingin Berkahwin

I rarely share religious post but when it comes to faith, my heart truly believes where it stands. Nowadays, the age when people get married are increasing. When asked why? Acceptable answer, in my opinion, would be "I'm not ready yet". However, if the person says that he or she does not have enough money, priorities need to be reviewed first. Previously, we were taught that if we have the intention of getting married, InsyaAllah, god will bless us with the "rezeki" that we need. After all, it is a good thing to get married. However, nowadays, it is more about having to own a house and have a few assets before getting married. 

Now, try and look around, I believe there are those who are less fortunate who is able to get married. Yet, they still manage to make it through and grow together. Not only that, the prices of properties are increasing so high that an individual will need to earn at least RM3,500 a month to be eligible for a housing loan (no guarantee of whether the loan will be approved). And if, (let me stress it out) IF you are not having an active stable income with a standard monthly applied, you may not be eligible. So tell me, how long are you willing to wait? Till you have at least RM300,000 in your bank account? How old will you be then?

Let me tell you something, before getting pregnant, I would say that both hubster and I wouldn't say that we can afford it. But always remember, along with something good with good will, InsyaAllah you will make it through. And Alhamdulillah, so far, hubster was able to support our little family well. Im sure you can tell from the look of just how chubby my lil chica is. Don't get me wrong, I'm not saying that it is going to be easy. Of course, there will be challenges but non of the challenges you can't ace. So, here's something to share to those you are single and is yet to be married. Kalau niat baik, InsyaAllah it will happen. After all, there's only 3 answers god will give:

  1. Yes, your prayer will come true.
  2. Not yet, you just need to wait for the perfect time and situation.
  3. No, there's something better planned for you.  
Enjoy!

Apabila seorang muslim baik lelaki atau wanita akan berkahwin, biasanya akan timbul pelbagai perasaan akan timbul. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya si pendamping. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.
Inilah khabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan berkahwin. Bergembiralah wahai saudaraku…

1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk lelaki yang keji, dan lelaki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula),dan wanita-wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)
Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai dengan ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah lelaki yang soleh, jadilah wanita yang solehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.

2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurniaNya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)
Sebahagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang untuk berkahwin. Salah satu sebabnya adalah kerana belum mempunyai pekerjaan. Dan yang telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebahagian mereka tetap ragu nilai gajinya. Dalam fikiran mereka, “apakah gaji ini cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?”.
Ayat tersebut merupakan jawapan buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jinjang pernikahan kerana alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi keperluan keluarga.
Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, apabila tanggungjawab para pemuda bertambah – dengan kewajipan memberi nafkah kepada isteri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rezeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataannya di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak mempunyai apa-apa ketika berkahwin, kemudian Allah memberinya rezeki yang berlimpah dan mencukupkan keperluannya?

3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, iaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah kerana ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)
Bagi siapa sahaja yang berkahwin dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.

4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21)

5. “Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, nescaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ “. (Al Mu’min : 60)
 Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah nescaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, taat, dan sebagainya.
Dalam berdoa, perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlas, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dan lain – lain.
 Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia, dan pada waktu antara azan dan iqamah,
Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari sumber yang haram, dan berpakaian dari usaha yang haram serta melakukan apa yang diharamkan Allah,
Manfaat lain dari berdoa bererti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahawa Allah itu tempat meminta, mengakui bahawa Allah Maha Kaya, dan mengakui bahawa Allah Maha Mendengar.
Sebahagian orangapabila jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadis-hadis berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu dia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima solatnya selama empat puluh malam”. (Hadis sahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad).
Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Sahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35).
Telah bersabda Nabi SAW, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan guna-guna itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadis sahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim).

6. “Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan solat“. (Al Baqarah : 153)
Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan solat. Agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi dan terbebas dari bid’ah-bid’ah.

7. “Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 – 6)
Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahawa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.

8. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad : 7)
Agar Allah menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dan sebagainya. Dengan itu semoga Allah menolong kita.

9. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (Al Hajj : 40)

10. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al Baqarah : 214)
Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.

Jadi, kenapa ragu – ragu dengan janji Allah?

No comments:

Post a Comment